SAROLANGUN – Jalan utama yang menghubungkan enam desa di Kecamatan Limun, yakni Desa Lubuk Bedorong, Temalang, Meribung, Napal Melintang, Berkun, dan Mersip, hingga saat ini masih mengalami kerusakan parah dan nyaris tidak layak dilalui. Kondisi tersebut terus dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan.

Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kabupaten Sarolangun, pada Sabtu, 15 Maret 2025, Wakil Bupati Sarolangun telah meninjau langsung kondisi jalan putus di Bukit Bulan, Kecamatan Limun. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas laporan masyarakat terkait rusaknya akses vital penghubung antar desa.

Namun, meskipun peninjauan telah dilakukan, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan fisik di lapangan. Jalan yang rusak masih dipenuhi lumpur dan sulit dilalui, terutama saat hujan, sehingga warga harus mengambil risiko besar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai tindak lanjut konkret pasca peninjauan. Jika Wakil Bupati telah melihat langsung kondisi di lapangan, publik berharap adanya percepatan keputusan dan realisasi teknis. Terlebih, kebijakan dan alokasi anggaran berada dalam kewenangan Bupati Sarolangun sebagai pemegang kendali pemerintahan daerah.

Baca juga :  Menakar Peluang Muzakir Jadi Sekda Provinsi Jambi: Antara Loyalitas dan Kekuasaan

Masyarakat Kecamatan Limun menegaskan bahwa mereka tidak menuntut janji atau seremonial kunjungan semata, melainkan tanggung jawab dan langkah nyata untuk memulihkan akses jalan yang menjadi jalur hidup bagi ribuan warga di enam desa tersebut.

Jalan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, percepatan penanganan dinilai mendesak agar akses warga kembali normal, aman, dan layak digunakan.