Civilnews.id, Jambi – Dua pemerintah kabupaten di Provinsi Jambi, yakni Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi, mendorong percepatan penyelesaian proyek jalan khusus batu bara yang sedang dibangun oleh PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS). Proyek strategis ini ditargetkan membangun jalan khusus sepanjang 108 kilometer yang menghubungkan kawasan tambang di Kabupaten Sarolangun hingga Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Kota Jambi.
Dukungan tersebut muncul karena kedua daerah selama bertahun-tahun menjadi wilayah yang merasakan langsung dampak penggunaan jalan umum sebagai jalur angkutan batu bara. Berbagai persoalan seperti kemacetan lalu lintas, kerusakan infrastruktur jalan, kecelakaan, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat menjadi tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.
Pemkab Muaro Jambi Berharap Menjadi Solusi Jangka Panjang
Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menyatakan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung investasi yang mampu memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus membantu mengurangi berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.
Menurutnya, aktivitas angkutan batu bara yang melintasi wilayah Muaro Jambi selama ini telah menimbulkan berbagai dampak, sehingga kehadiran jalan khusus diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan.
“Penyelesaian jalan khusus PT SAS diharapkan nantinya bisa mengurai berbagai permasalahan yang selama ini terjadi,” ujar Budhi usai rapat pemaparan progres pembangunan jalan khusus di Kantor Bupati Muaro Jambi.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga menegaskan dukungannya terhadap investasi yang masuk ke daerah, dengan tetap mendorong perusahaan untuk memperhatikan aspirasi masyarakat dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Dalam forum pemaparan tersebut, sejumlah kepala desa dan perwakilan masyarakat yang wilayahnya dilintasi trase jalan khusus menyampaikan berbagai masukan konstruktif. Di antaranya terkait pembangunan akses perlintasan bagi warga menuju kebun maupun tempat tinggal mereka agar mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Selain itu, masyarakat juga berharap adanya keterlibatan tenaga kerja lokal serta langkah-langkah mitigasi terhadap potensi dampak lingkungan seperti kebisingan dan debu, sehingga pembangunan dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat sekitar.
Budhi menyebut PT SAS memberikan respons positif terhadap berbagai masukan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan pembangunan dengan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta meminimalkan dampak yang mungkin timbul selama proses pembangunan berlangsung.
“Kita berharap PT SAS dapat segera menyelesaikan jalan khusus ini sehingga berbagai persoalan yang selama ini dihadapi Kabupaten Muaro Jambi dapat menemukan solusi dan titik terang,” kata Budhi.
Pemkab Batang Hari Dorong Percepatan untuk Kepentingan Masyarakat
Dukungan serupa juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Pemkab menilai keberadaan jalan khusus batu bara merupakan kebutuhan yang semakin mendesak mengingat besarnya dampak yang selama ini dirasakan masyarakat akibat penggunaan jalan umum oleh angkutan tambang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap berperan aktif apabila terdapat kendala yang dihadapi PT SAS selama proses pembangunan di wilayah Kabupaten Batang Hari.
Menurutnya, percepatan pembangunan jalan khusus bukan hanya penting dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi kebutuhan masyarakat luas yang selama ini terdampak aktivitas angkutan batu bara.
“Secara aturan, jalan khusus merupakan sesuatu yang harus dikejar dan didorong percepatannya. Di samping itu, secara ekonomi memang sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah,” ujar Rambe.
Ia menjelaskan bahwa berbagai persoalan seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat menjadi alasan kuat mengapa pembangunan jalan khusus perlu segera direalisasikan.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga telah menerima pemaparan langsung dari manajemen PT SAS terkait perkembangan pembangunan, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang akan dilakukan ke depan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai perangkat daerah, unsur Forkopimda, pemerintah desa, perwakilan masyarakat, serta jajaran manajemen PT SAS. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mendorong percepatan pembangunan yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurut Rambe, pembangunan jalan khusus menjadi salah satu solusi strategis yang perlu terus didukung. Mengingat kebutuhan anggaran yang sangat besar, pembangunan melalui investasi swasta dinilai menjadi alternatif yang realistis tanpa membebani kemampuan APBD.
Dalam kesempatan itu, PT SAS juga menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai masukan dari pemerintah daerah, Forkopimda, maupun masyarakat, serta memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Proyek Strategis Sepanjang 108 Kilometer
Sebagai informasi, PT SAS saat ini tengah membangun jalan khusus batu bara sepanjang 108 kilometer yang menghubungkan kawasan tambang di Kabupaten Sarolangun, melintasi Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi, hingga menuju fasilitas TUKS di Kota Jambi.
Keberadaan jalan khusus ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi hasil tambang, mengurangi penggunaan jalan umum oleh angkutan batu bara, menekan risiko kecelakaan dan kemacetan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Provinsi Jambi.

Tinggalkan Balasan